Heboh ! Banyak Ikan Mati Di Sungai Kresek Banjaran Kediri

aangkediri, 21 Dec 2018,
Share w.App T.Me

Kediri. Puluhan ribu ikan mati di Sungai Kresek, tanpa diketahui penyebab sebenarnya. Sungai Kresek sendiri membentang sepanjang eks Dusun Ngadisimo, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota hingga Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren. jumat (21/12/2018)

Tetapi anehnya, ikan-ikan yang mati hanya jenis ikan pembersih kaca atau ikan sapu-sapu. Sedangkan ikan jenis lainnya, terlihat masih eksis atau hidup, seperti ikan gabus. Demikian juga binatang lainnya, contohnya katak, terlihat masih bergerak kesana kemari.

Sebagaimana dikatakan Bambang Rihadi, dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Kediri, penyebab matinya puluhan ribu ikan di Sungai Kresek tersebut tidak dapat dipastikan dan masih menjadi tanda tanya.

Kendati tidak dapat disimpulkan secara pasti, dugaan sementara, ikan-ikan tersebut mati karena kehabisan oksigen saat berimigrasi.

Imigrasi yang dimaksud, menurut Bambang, ikan-ikan itu pindah dari tempat yang minim air ke tempat yang cukup air, atau dalam tanah yang tinggi menuju tanah yang rendah.

Berdasarkan asumsi, mustahil apabila ikan-ikan itu mati akibat diracun atau keracunan, lantaran hanya satu jenis ikan yang mati, yaitu ikan pembersih kaca atau ikan sapu-sapu.

Sedangkan binatang jenis lainnya, terlihat masih hidup. Seharusnya, bila benar Sungai tercemar racun, semua binatang akan mati tanpa terkecuali.

"Bila diracun, harusnya semua binatang yang mati, tetapi ini cuma satu jenis ikan saja, ikan pembersih kaca (ikan sapu-sapu) ," jelas Bambang.

Dari pengamatan Babinsa Banjaran, Serka Martoyo dan Serda Abu Nur Arifin, lokasi keberadaan matinya puluhan ribu ikan tersebut, hanya sepanjang Kelurahan Ngadirejo, selebihnya, tidak ditemukan ikan mati.

Hal ini dibenarkan Bati Tuud Koramil Pesantren, Pelda Edy Sugiarto, Sungai Kresek yang masuk wilayah Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, tidak ditemukan adanya ikan-ikan yang mati dalam jumlah banyak.

Sementara itu, Danramil Kota, Kapten Arm Bangun Budi Adi menyimpulkan, fenomena matinya puluhan ribu ikan di Sungai Kresek masih diliputi misteri. Semua kesimpulan yang muncul, hanya bersifat dugaan, dan tidak dapat dipastikan.

"Untuk sementara, ini hanya sebatas dugaan saja, belum dapat dipastikan apa penyebab kematian puluhan ribu ikan di Sungai Kresek," ujar Kapten Bangun Budi Adi.

Berdasarkan informasi BPBD Kota Kediri, fenomena langka ini akan segera ditindaklanjuti, untuk diketahui secara pasti, apa penyebab matinya puluhan ribu ikan di Sungai Kresek. (aang)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu