Membangkitkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda Bersama Uniska Kediri

aangkediri, 13 Dec 2018, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Kediri. Simposium kebangsaan bertema “Pemuda di Persimpangan Jalan Meragukan Nasionalisme Kita” diselenggarakan Uniska (Universitas Islam Kadiri) Kediri dan sebagai pemateri wawasan kebangsaan, Danramil Kota Kapten Arm Bangun Budi Adi bersama Kasat Binmas Polresta Kediri AKP Kusumardi. kamis (13/12/2018)

Simposium kebangsaan ini di hadiri Rektor Uniska Prof.Dr.Suparyadi, Wakil Rektor Dr.Supriyono, Kepala LPPM Uniska Dr.Ir.Didik Rudiono, Direktur Program Pasca Sarjana Uniska Dr.Abu Talkah, Dekan FKIP Erwin Hari Kurniawan, Ketua Panitia Mutheim Ali dan Ketua PMII Kediri M.Abdul Rahman, serta 1.800 mahasiswa dari berbagai fakultas Uniska.

Kapten Arm Bangun Budi Adi menjelaskan, jalan disisi lain persimpangan itu ialah kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mendapatkan kepuasan diri sendiri atau dalam bahasa formalnya disebut hedonisme. Tidak sedikit generasi muda yang menceburkan dirinya pada pergaulan bebas untuk mendapatkan kesenangan pribadi.

“Ada anggapan bahwa masa muda adalah waktunya untuk bersenang-senang. Sayangnya dunia kesenangan ini diisi melalui penyalahgunaan narkoba, seks bebas, dan kriminalitas,” jelas Kapten Arm Bangun Budi Adi.

Ia menambahkan, generasi muda sekarang hidup di dua ruang, ruang nyata dan ruang maya, nyatanya di ruang-ruang tersebut masih belum aman. Di dunia nyata masih ada bullying, di dunia maya ada juga.

Lebih lanjut, peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan. Bukan hanya kota, desa terpencil saja sudah terpapar barang haram ini. Anak-anak dan perempuan juga menjadi sasaran para bandar dan pengedar narkoba.

“Kondisi ini bertambah menyedihkan karena dalam banyak kasus penyalahguna narkoba yang rentan dengan tindak kriminal seperti pencurian, pembunuhan, dan pemerkosaan,” kata Kapten Arm Bangun Budi Adi.

Menurutnya, permasalahan yang menimpa kalangan generasi muda ini bila dibiarkan terus berlarut-larut, sudah barang tentu menjauhkan mereka dari harapan akan kehidupan yang baik dan masa depan mereka terancam.

“Pemuda masa kini dapat memilih kegiatan positif sesuai seleranya masing-masing. Banyak kegiatan yang bisa dilakukannya dalam berbagai bidang seperti seni, olah raga, keagamaan, sosial budaya, lingkungan, dan lain sebagainya,” jelas Kapten Arm Bangun Budi Adi.

Ia menambahkan, bahwa inilah jalan yang akan mengantarkan generasi muda menuju gerbang harapan bangsa. Semua ini membutuhkan keterlibatan semua pihak baik individu maupun keluarga.

Sementara itu, AKP Kusumardi menjelaskan kewaspadaan akan radikalisme dan menurutnya, radikalisme berujung memecahbelah bangsa, sekaligus merusak persatuan dan kesatuan. (aang)  

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu