Pembangunan Jalan TMMD Kodim Kediri Dijelaskan Secara Gamblang

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI. Jembatan kecil dengan lebar hanya 2 meter dan panjang 5 meter, membelah sungai dibawahnya, dan jembatan inilah yang menjadi tanda paling akurat perbatasan kedua desa. Disinilah hitungan kilometer dipastikan dan ditarik dari titik perbatasan kedua desa dalam pelaksanaan pembangunan jalan penghubung. senin (24/9/2018)

Pembangunan jalan, hal ini disampaikan Pasi Ter Kodim Kediri, Kapten Inf Warsito, terkait target masa pra TMMD hingga masa 30 hari TMMD harus selesai, dan ia meminta dukungan kepada kedua warga desa, yaitu Desa Jugo dan Blimbing untuk turut berpartisipasi selama kurun waktu tersebut.

“Waktu kita pendek tidak lama. Kita harus memanfaatkan waktu itu sebaik-baiknya. Rencana sudah dibuat, tinggal target yang harus dipenuhi. Kita mengerjalan sesuai kompetensi dan keluar jalur yang memang bukan bidangnya,” katanya.

Mengenai teknis sesuai metode pembangunan, Kodim 0809/Kediri menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kediri. Menurutnya, teknis tersebut harus sejalan dengan kompetensi dan Dinas Pekerjaan Umum yang membidangi hal itu.

“Teknis sesuai metode, kita serahkan sepenuhnya kepada Dinas Pekerjaan Umum, karena memang secara kompetensi adalah bidangnya. Kita bersama warga sebagai pelaku pelaksanaan akan sesuai arahan dan petunjuk,” pungkasnya.

Yudhi dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kediri menjelaskan secara singkat teknis dilapangan dari pembangunan jalan tersebut, dan ia optimis target selama pra TMMD dan TMMD akan terpenuhi. Selain itu, ia juga menjelaskan target-target mingguan yang dikombinasikan dengan hitungan meter dan kilometer dalam proses pengerjaan.

Secara keseluruhan, panjang jalan penghubung tersebut mencapai sekitar 1,7 km dan lebar 3 meter serta tinggi atau ketebalan mencapai 15 cm. Bahan dasar utama adalah semen dan pasir. (aang)

  • Whatsapp

Index Berita